Tuliskan empat alasan penting hubungan Internasional bagi suatu bangsa

Hubungan internasional disebut juga politik internasional. Salah satu keuntungan hubungan internasional adalah, tercapainya aspek kepentingan nasional suatu negara.

Contoh hubungan internasional yaitu diplomasi, politik internasional, dan organisasi internasional. Hubungan internasional ini penting untuk memenuhi kebutuhan dan kerjasama antar bangsa.

Tujuan utama dari hubungan internasional ini supaya kedua negara atau lebih saling menguntungkan. Kerjasama dua negara dapat meningkatkan ekonomi dan kebutuhan rakyatnya.

Pengertian Hubungan Internasional

Suwardi Wiraatmadja menjelaskan, hubungan internasional adalah segala macam hubungan antarbangsa, kelompok-kelompok bangsa, dalam masyarakat dunia.

Mengutip dari buku Pendidikan Kewarganegaraan, hubungan internasional ini meliputi hubungan antar negara dan individu dalam berbagai bidang.

Kerjasama internasional dalam bidang ekonomi, politik, budaya, dan pertahanan keamanan. Hubungan internasional menjelaskan tentang interaksi antar negara, baik itu secara individu atau kelompok.

Advertising

Advertising

Berikut pengertian hubungan internasional menurut para ahli, mengutip dari penerbitbukudeepublish.com:

Baca Juga

Hubungan internasional adalah disiplin ilmu untuk menjelaskan aktivitas politik lintas batas negara.

2. Joseph Ola

Joseph Ola mendefinisikan hubungan internasional sebagai suatu studi yang menelaah interaksi antar bangsa dalam sistem internasional

3. Seymon Brown

Menurut Seymon Brown, hubungan Internasional adalah studi yang berkaitan dengan pola tindakan dan reaksi antar negara.

4. Mochtar Mas’oed

Mochtar Mas’oed menyatakan, hubungan internasional merupakan hubungan yang sangat kompleks. Sebab, di dalamnya terdapat keterlibatan bangsa-bangsa yang masing-masing berdaulat.

Oleh karena itu, diperlukan mekanisme yang kompleks juga dalam interaksi antar negara-negara ini. Mekanisme yang dibuat pastinya lebih rumit dibandingkan mekanisme yang mengatur hubungan antar kelompok.

5. Couloumbis dan Wolfe

Hubungan internasional adalah studi sistematis mengenai fenomena yang bisa diamati.

Manfaat Hubungan Internasional

  • Dapat meningkatkan pembangunan suatu negara di berbagai sektor
  • Mampu menyelesaikan permasalahan internasional
  • Dapat menurunkan ketegangan dunia dan mengurangi konflik
  • Menjaga keseimbangan hubungan internasional
  • Dapat membantu proses pembangunan nasional untuk mencapai tujuan nasional

Faktor Pembentuk Hubungan Internasional

Mengutip dari buku Explore Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jilid 2, hubungan internasional terbentuk karena dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Berikut penjelasannya.

1. Faktor Internal

Suatu negara merasa khawatir terhadap kelangsungan hidup. Contohnya suatu negara merasa terancam sehingga mendapatkan kudeta atau intervensi dari negara lain.

Faktor internal ini menjelaskan kepentingan suatu negara yang belum terpenuhi. Faktor pendorong internal ini membuat suatu negara membuka hubungan politik dan dukungan dari negara lain. Faktor internal bisa bersifat ekonomi, politik, kultural, dan keamanan.

Baca Juga

Menjelaskan suatu negara, tidak dapat berdiri sendiri tanpa kerjasama dan bantuan negara lain. Faktor dari luar ini menjelaskan perbedaan dan kemampuan suatu negara.

Perbedaan seperti penguasaan ilmu pengetahuan, iklim, tenaga kerja, dan budaya mempengaruhi faktor eksternal. Sehingga faktor eksternal membutuhkan hubungan internasional untuk mewujudkan dunia tertib, aman, damai, dan sejahtera.

Contoh Hubungan Internasional

1. ASEAN

Association of Southeast Asian Nations adalah organisasi geopolitik dan ekonomi, di Asia Tenggara. Terbentuknya ASEAN karena persamaan letak geografis, dasar kebudayaan, dan persamaan kepentingan.

Tujuan ASEAN yaitu mempercepat pertumbuhan ekonomi, sosial, budaya. Selain itu negara yang masuk ASEAN dapat memberi bantuan dalam bentuk penyediaan fasilitas, kerjasama di industri, pertanian, dan perdagangan.

2. Konferensi Asia Afrika (KAA)

Konferensi Asia Afrika dibentuk ketika negara di Asia dan Afrika baru mendapatkan kemerdekaan. Konferensi Asia Afrika ini diselenggarakan oleh Indonesia, Myanmar, Sri Lanka, India, dan Pakistan.

Pertemuaan KAA di Bandung tahun 1955, bertujuan untuk menciptakan kedamaian dan ketentraman. Selain itu KAA bertujuan untuk menyelesaikan masalah di Asia Afrika, perdamaian, dan kerjasama di dunia.

3. Gerakan Non Blok (GNB)

Gerakan Non-Blok adalah organisasi internasional yang berperan meredakan ketegangan dunia. Organisasi ini untuk menengahi perluasan blok barat dan timur. Tahun 1961, gerakan Non-Blok dibentuk.

Tujuan GNB yaitu mengembangkan solidaritas di negara berkembang, meredakan ketegangan dunia akibat perseteruan blok barat dan timur, serta menahan pengaruh buruk dari kedua blok.

Oleh Laudia Tysara pada 02 Nov 2021, 17:40 WIB

Diperbarui 02 Nov 2021, 17:40 WIB

Perbesar

Ilustrasi diskusi | fauxels dari Pexels

Liputan6.com, Jakarta Kerja sama internasional adalah upaya membangun perdamaian dunia. Bagi bangsa Indonesia, manfaat kerja sama internasional adalah penanggulangan ancaman, tantangan, hambatan, gangguan, dan kejahatan internasional dalam rangka pelaksanaan pembangunan nasional.

“Kerja sama internasional adalah tentang membahas pada kepentingan nasional dalam suatu negara internasional,” dijelaskan oleh salah seorang ahli Henry Kissinger.

Faktor yang menyebabkan terjalinnya kerja sama internasional antar bangsa dan antar negara adalah keinginan untuk meningkatkan kesejahteraan nasional dan ingin memeroleh dukungan dari negara lain. Faktor pendorong berikutnya berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan keadaan suatu negara.

Berikut Liputan6.com ulas tentang manfaat kerja sama internasional bagi bangsa Indonesia dari berbagai sumber, Selasa (2/11/2021).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Perbesar

Ilustrasi Kesepakatan. Credit: pexels.com/fauxels

1. Manfaat kerja sama internasional bagi bangsa Indonesia adalah untuk menjaga dan mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara.

2. Manfaat kerja sama internasional bagi bangsa Indonesia adalah yakni untuk menunjang pelaksanaan kebijakan politik dan kerja sama luar negeri yang digunakan untuk kepentingan nasional, terutama untuk kepentingan pembangunan di segala bidang.

3. Manfaat kerja sama internasional bagi bangsa Indonesia adalah untuk menunjang upaya meningkatkan pembangunan ekonomi nasional.

4. Manfaat kerja sama internasional bagi bangsa Indonesia adalah untuk menunjang upaya pembinaan dan pengembangan nilai-nilai sosial budaya bangsa dalam upaya penanggulangan terhadap setiap bentuk ancaman, tantangan, hambatan, gangguan, dan kejahatan internasional dalam rangka pelaksanaan pembangunan nasional.

5. Manfaat kerja sama internasional bagi bangsa Indonesia adalah untuk menunjang upaya pemeliharaan dan pemulihan perdamaian, keamanan, dan stabilitas internasional.

6. Manfaat kerja sama internasional bagi bangsa Indonesia adalah untuk menunjang upaya pencegahan dan penanggulangan setiap bentuk bencana serta rehabilitasi akibat-akibatnya.

7. Manfaat kerja sama internasional bagi bangsa Indonesia adalah untuk meningkatkan peranan dan citra Indonesia di forum internasional dan kerja sama antarnegara serta kepercayaan masyarakat internasional.

8. Manfaat kerja sama internasional bagi bangsa Indonesia adalah untuk menjalin kerja sama internasional antarnegara yang bersangkutan.

9. Manfaat kerja sama internasional bagi bangsa Indonesia adalah untuk membuka peluang dalam pemasaran produk dalam negeri ke luar negeri.

10. Manfaat kerja sama internasional bagi bangsa Indonesia adalah untuk memperlancar sebuah kerja sama ekonomi antarnegara.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Perbesar

Ilustrasi Kesepakatan. Foto: Unsplash/ Sebastian Herrman

1. Anonymous

Kerja sama internasional adalah suatu fenomena sosial ataupun sebagai disiplin ilmu atau bidang studi.

2. Dr. Hilman Adil Cleland

Kerja sama internasional adalah sebagai subjek akademi yang terutama memperhatikan sebuah kerja sama politik antar bangsa.

3. Freddy L. Tobing

Kerja sama internasional adalah sebuah studi tentang kerja sama yang ada diantara sebuah entitas politik yang berdaulat yang anarkis sifatnya.

4. Umar Suryadi Bakri

Kerja sama internasional adalah suatu kumpulan dari cabang-cabang ilmu pengetahuan yang memiliki perhatian terhadap suatu masalah-masalah internasional.

5. Spengler

Kerja sama internasional adalah menjalankan suatu politik untuk menaklukkan dunia dengan senjata yang dalam sebuah bentuk-bentuk kebudayaan baru dan vital.

6. Edward Hallet Card

Kerja sama internasional adalah sebuah kerja sama yang dinamis dan dialektis yang membahas tentang untuk menciptakan perdamaian dunia.

7. Robert Gilpin

Kerja sama internasional adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang ilmu-ilmu ekonomi politik internasional yang lebih mengarah pada politik keamanan militer yang seimbang.

8. John Herz

Kerja sama internasional adalah mengidentifikasikan sebagai konsep yang membahas tentang suatu kebijakan luar negeri yang lebih mementingkan keamanan yang menjadi pusat perhatian kepada semua rakyatnya.

9. George Kennan

Kerja sama internasional adalah lebih membahas kepada prinsip dan tingkah laku dalam sebuah masyarakat sosial.

10. Henry Kissinger

Kerja sama internasional adalah tentang membahas pada kepentingan nasional dalam suatu negara internasional.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Perbesar

Ilustrasi Kesepakatan. Credit: pexels.com/pixabay

Macam-Macam Pola Kerja Sama Internasional

1. Pola penjajahan

Penjajahan pada hakikatnya merupakan penghisapan oleh suatu bangsa atas bangsa lain yang ditimbulkan oleh perkembangan paham kapitalis, di mana penjajah membutuhkan bahan mentah bagi industri atau pasar bagi hasil industrinya. Inti dari penjajahan di sini adalah penguasaan terhadap bangsa lain.

2. Pola ketergantungan

Pola yang satu ini biasanya terjadi pada negara-negara berkembang yang kekurangan modal dan tekhnologi untuk membangun negaranya. Negara-negara berkembang terpaksa mengandalkan bantuan negara-negara maju yang hasilnya akan mengakibatkan ketergantungan pada negara-negara maju tersebut. Pola kerja sama yang satu ini dikenal juga sebagai neo-kolonialisme (penjajahan dalam bentuk baru).

3. Pola kerja sama sama derajat

Pola kerja sama ini paling sulit diwujudkan. Akan tetapi, pola kerja sama yang amat ideal dikarenakan berusaha untuk mewujudkan kesejahteraan bersama, sesuai bunyi sila kedua Pancasila. Pola kerja sama sama derajat menuntut penghormatan arah kodrat manusia sebagai makhluk yang sederajat tanpa memandang ideologi, bentuk negara maupun sistem pemerintahannya.

Asas Kerja Sama Internasional

1. Asas teritorial

Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara atas daerahnya. Menurut asas ini, negara melaksanakan hukum bagi semua orang dan semua barang yang ada di wilayahnya. Jadi, terhadap semua barang atau orang yang berada di luar wilayah tersebut, berlaku hukum asing (internasional) sepenuhnya.

2. Asas kebangsaan

Asas ini didasarkan pada kekuasaan negara untuk melindungi warga negaranya. Asas ini mempunyai kekuatan eksteritorial. Artinya hukum dari negara tersebut tetap berlaku juga bagi warga negaranya, walau berada di negara asing.

3. Asas kepentingan umum

Asas yang satu ini didasarkan pada wewenang negara untuk melindungi dan menganut suatu kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam hal ini, negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan dan peristiwa yang bersangkut paut kepentingan umum. Jadi, hukum tidak terikat pada batas-batas wilayah suatu negara.

Lanjutkan Membaca ↓

Leave a Comment