Langkah pengambilan keputusan yang harus dilakukan oleh seorang pimpinan

Dalam lingkungan perusahaan, perlu sistematika dalam mengambil keputusan. Sistematika ini perlu supaya pengambilan keputusan dalam korporasi jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Lima langkah pengambilan keputusan itu adalah

  1. Identifikasi masalah dan ketidakjelasan (uncertainties)Misal untuk meningkatkan pendapatan perusahaan , kita ingin menaikkan harga jual dari produk atau jasa kita.

    Jika berhasil maka pendapatan akan naik, tetapi jika menyebabkan calon pelanggan tidak mau beli maka malah menurunkan pendapatan

  2. Mengumpulkan informasiKita bisa bertanya kepada sales apakah harga baru tersebut dapat diterima calon pelanggan. Lihat juga bagaimana pesaing-pesaing anda mengerjakan pricing.

    Kita juga perlu mengadakan survei pasar apakah calon pelanggan kita bersedia membeli dengan harga baru tersebut.

  3. Membuat prediksi kemungkinan  yang terjadi
    Pada tahap ini pikirkan alternatif-alternatif yang mungkin. Silahkan membuat anggaran kenaikan pendapatan dengan harga baru tersebut pada setiap alternatif.
  4. Mengambil keputusan dari alternatif-alternatif yang ada
    Silahkan membuat alternatif keputusan termasuk beberapa pilihan harga baru. Bisa juga ada pilihan harga lama tetapi spesifikasi dikurangi sehingga mengurangi biaya produksi. Pastikan tidak ada bias dalam pemikiran kita. Pastikan kita mengambil keputusan dengan obyektif. Dengan pemikiran yang matang silahkan mengambil salah satu alternatif keputusan tersebut.
  5. Mengevaluasi hasil terhadap prediksi yang telah dibuat
    Bandingkan hasil dengan prediksi yang telah kita buat dan lakukan evaluasi. Langkah ini penting untuk mengetahui apakah keputusan kita sudah tepat 100%. Jika perlu ada perbaikan-perbaikan, kita dapat memperbaiki langkah-langkah supaya hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan.

Kunjungi www.proweb.co.id untuk menambah wawasan anda.

5 Langkah mengambil keputusan

Pengambilan keputusan merupakan proses pemilihan suatu alternatif untuk memastikan keberlangsungan perusahaan. Dalam proses tersebut, perusahaan harus mempertimbangkan faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengambilan keputusan. Faktor internal contohnya sumber daya yang diperlukan oleh perusahaan untuk pengambilan keputusan dengan baik, sementara faktor eksternal meliputi situasi dan kondisi lingkungan di luar perusahaan yang akan berdampak pada pengambilan keputusan.

Bagaimana caranya mengambil keputusan secara logis dan sistematis dengan mempertimbangkan kedua faktor tersebut? Berikut adalah tahapannya:

  1. Menetapkan keputusan: Sebelum memulai, Anda harus memastikan bahwa keputusan yang diambil realistis, dapat diukur, dan dilaksanakan sesuai waktu yang ditetapkan.
  2. Mengumpulkan informasi: Anda harus mulai mengumpulkan informasi dengan melakukan penelitian primer dan sekunder. Contohnya, Anda bisa menyebar kuesioner, melalukan wawancara, atau mengumpulkan data-data eksternal yang berhubungan dengan industri Anda untuk mendukung pengambilan keputusan.
  3. Menimbang semua faktor: Luangkan waktu untuk menimbang semua faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengambilan keputusan berdasarkan informasi yang dikumpulkan di tahap sebelumnya. Untuk membantu Anda dalam menjabarkan informasi terkait pengambilan keputusan, Anda dapat menerapkan alat-alat khusus dalam situasi tertentu:
  • Cost-Benefit Analysis: melibatkan analisis biaya yang dikeluarkan dan manfaat yang diperoleh terkait pengambilan keputusan. Analisis ini akan membantu mengarahkan perusahaan untuk memilih keputusan yang memberikan manfaat maksimal dan meminimalkan biaya.
  • T-Chart: analisis komparatif untuk menimbang semua kelebihan dan kekurangan eksternal terkait pengambilan keputusan.
  • SWOT Analysis: analisis yang mempertimbangkan kelebihan dan kelemahan perusahaan, serta peluang dan ancaman yang akan dihadapi saat pengambilan keputusan.
  1. Melaksanakan pengambilan keputusan: Anda harus memilih keputusan yang terbaik setelah menimbang faktor internal dan eksternal. Keputusan yang diambil harus sesuai dengan tujuan perusahaan dan membantu menyelesaikan beberapa tantangan yang dihadapi perusahaan Selanjutnya, ambil tindakan atas keputusan tersebut dan pastikan Anda juga mempersiapkan back-up plan jika suatu masalah terjadi.
  2. Evaluasi setiap keputusan: Tinjau semua keputusan untuk memeriksa apakah tujuan sudah tercapai. Pertimbangkan juga terkait hal-hal yang bisa ditingkatkan untuk pengambilan keputusan di masa depan dengan mengumpulkan masukan dari anggota lainnya di perusahaan Anda.

Referensi
Moses, P. (2017). 7 best tools to help entrepreneurs to take decisions. Retrieved from https://medium.com/tools-for-entrepreneurs/7-best-tools-to-help-entrepreneurs-to-take-decisions-844da2445ccb
Drucker, P., F. (1967). The effective decision. Retrieved from

Oleh: Betti Alisjahbana

Kualitas hidup kita baik di kehidupan pribadi, maupun didalam pekerjaan sangat ditentukan oleh keputusan-keputusan yang kita ambil.

Di kehidupan pribadi keputusan-keputusan yang kita buat mulai dari sekolah, bidang studi, profesi, organisasi, investasi, hingga yang sederhana seperti merek sepatu, restoran, menu buka puasa.

Di kegiatan bisnis, keputusan-keputusan yang dibuat biasanya merespon peluang atau masalah. Merespon peluang misalnya apakah kita akan melakukan investasi ke bisnis online yang sekarang terlihat sangat menarik di era Covid-19. Atau merespon masalah, misalnya cashflow atau arus kas yang terganggu, akibat menurunnya pendapatan, langkah-langkah apa yang harus dilakukan agar perusahaan bisa selamat ?

Terlepas apakah Anda mengelola tim kecil atau memimpin sebuah korporasi besar, keberhasilan Anda dan keberhasilan perusahaan yang Anda pimpin sangat tergantung pada apakah Anda membuat keputusan yang tepat, serta belajar dari keputusan yang salah.

Berikut ini adalah kiat-kiat atau lebih tepatnya langkah-langkah yang bila diterapkan akan membantu Anda membuat keputusan yang tepat. Langkah-langkah ini juga akan menghindari keputusan yang terburu-buru. Dengan langkah-langkah ini pula keputusan menjadi lebih terukur dan dapat dipertanggung jawabkan.

Langkah 1 : Definisikan dan bingkai dengan jelas apa yang harus diputuskan

Sebelum membuat keputusan, pertama-tama kita harus mengidentifikasi masalah yang perlu dipecahkan atau pertanyaan yang perlu dijawab. Mendefinisikan apa yang perlu diputuskan dengan jelas akan membuat pembahasan menjadi terarah dan tidak ngalor ngidul.

Bila kita harus mencapai suatu tujuan yang spesifik, buatlah terukur besaran dan waktunya. Contohnya : Covid-19 dan penerapan PSBB telah membuat pendapatan menurun yang berakibat pada terganggunya arus kas. Manajemen harus membuat keputusan langkah-langkah apa yang akan diambil sehingga arus kas terjaga positif bulan ini.

Langkah 2 : Kumpulkan Informasi yang Relevan

Setelah apa yang harus diputuskan terdefinisikan dengan jelas, langkah berikutnya adalah mengumpulkan informasi yang relevan dengan pengambilan keputusan tersebut.

Kembali pada contoh arus kas tadi, karena untuk mendapatkan arus kas yang positif perlu memperbesar pemasukan dan mengurangi pengeluaran, maka informasi yang relevan adalah :

Dari segi Pemasukan :

  • Daftar pemasukan rutin di bulan ini
  • Daftar pemasukan non rutin yang masih bisa diharapkan
  • Daftar pemasukan yang hilang sebagai akibat penerapan PSBB
  • Peluang pemasukan yang bisa dijajagi

Dari segi Pengeluaran :

  • Daftar pengeluaran yang harus dikeluarkan
  • Daftar pengeluaran yang bisa di jadwal ulang
  • Daftar pengeluaran yang bisa dihemat atau ditunda

Data-data yang dikumpulkan mencakup data dari dalam dan dari luar organisasi.

Langkah 3 : Buat opsi-opsi

Setelah informasi yang relevan tersedia, kita bisa membuat beberapa kemungkinan solusi bagi permasalahan yang akan diputuskan tadi. Untuk mendapatkan keputusan terbaik, perlu digali beberapa alternatif, termasuk alternatf-alternatif yang tidak biasa. Agar ide mengalir, libatkan tim juga untuk keluar dengan ide-ide segar. Pada tahap ini biarkan ide mengalir, tanpa perlu di debat dulu.

Kembali ke contoh tadi, dimana kita ingin menjaga agar arus kas tetap positif bulan ini, maka alternatif-alternatif yang bisa muncul diantaranya adalah :

Menambah pemasukan baru untuk mengganti pemasukan yang hilang akibat penerapan PSBB :

  • Menghubungi pelanggan-pelanggan setia untuk menanyakan apakah ada kebutuhan-kebutuhan yang bisa kita bantu.
  • Mengidentifikasi peluang bisnis yang bisa dipenuhi dengan sumber daya yang ada
  • Membuat penawaran-penawaran khusus yang hanya berlaku bulan ini
  • Memanfaatkan social media untuk menyebar luaskan penawaran-penawaran yang menarik
  • Menjual aset-aset yang tidak digunakan lagi
  • Dll.

Memotong/menunda pengeluaran-pengeluaran bulan ini :

  • Melakukan penghematan-penghematan
  • Memotong pengeluaran yang tidak perlu
  • Menunda atau mencicil pengeluaran-pengeluaran
  • Bila ada pinjaman bank, melakukan restrukturisasi

Melibatkan anggota tim didalam membuat opsi-opsi ini akan sangat berguna setidaknya dalam dua hal, yaitu :

  • Membuat opsi-opsinya menjadi lebih kaya, termasuk opsi-opsi yang belum terpikirkan oleh kita sebelumnya
  • Ketika dilibatkan, tim kita akan mempunyai ownership yang lebih tinggi dalam pelaksanaan keputusan nanti

Langkah 4 : Evaluasi dan Buat Keputusan

Setelah beberapa alternatif dibuat, evaluasi masing-masing alternatif didalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan adalah apakah alternatif tersebut legal dan etikal, lalu apakah praktikal dalam pengertian berkontribusi di dalam mencapai tujuan dan bisa dilaksanakan dengan sumber daya yang ada. Apakah alternatif tersebut ekonomikal, artinya sebanding antara hasil dan biaya yang akan dikeluarkan. Pertimbangkan faktor risiko untuk masing-masing alternatif.

Setelah masing-masing alternatif di evaluasi, kini saatnya Anda membuat keputusan. Tahapan 1-4 yang telah dilalui akan membuat Anda lebih siap membuat keputusan yang bisa dipertanggung jawabkan.

Langkah 5 : Implementasikan Keputusan yang telah dibuat dan belajar dari keputusan tersebut.

Setelah keputusan dibuat, segera laksanakan. Buatlah rencana kerja agar keputusan menjadi terukur dan tercapai. Tentukan tim yang akan melaksanakan masing-masing langkah.

Tak kalah penting setelah pelaksanaan buatlah review atas keputusan yang diambil. Apakah masalahnya terpecahkan ? Apakah tujuannya tercapai ? Apa saja hal-hal baik untuk bisa digunakan di masa selanjutnya ? Apa hal-hal yang masih perlu diperbaiki, ketika melakukan pengambilan keputusan.

Pengambilan keputusan adalah pondasi dari setiap kegiatan manajemen dan bisnis. Kinerja organisasi akan jauh lebih baik apabila pengambilan keputusan dan pemecahan masalah dilakukan dengan baik.

Lari dari masalah hanya akan menjauhkan kita dari solusi. Cara termudah untuk menghindari masalah adalah dengan memecahkannya.

Selamat mengambil keputusan yang terukur dan tepat. Sukses selalu.

5 Langkah untuk Mengambil Keputusan Tepat

Leave a Comment