Jelaskan apakah yang dimaksud dengan latihan kelenturan dinamis

Lihat Foto

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG

Pesenam artistik putri Indonesia, Rifda Irfanaluthfi melakukan lompatan nomor balok keseimbangan di Rizal Coliseum Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Rabu (4/12/2019). Rifda Irfanaluthfi menyumbang medali perak di nomor balance beam putri dengan total skor sebesar 7.033.

KOMPAS.com – Kelentukan merupakan salah satu unsur kebugaran jasmani. Istilah lain kelentukan adalah flexibility.

Pengertian kelentukan adalah kemampuan seseorang untuk menggerakkan tubuh atau bagian-bagian dalam satu ruang gerak yang seluas-luas mungkin, tanpa mengalami cedera pada persendian dan otot sekitarnya persendian.

Unsur kelentukan dalam kebugaran jasmani dapat diartikan sebagai tingkat penyesuaian seseorang pada segala aktivitas kerja secara efektif, efisien, dan optimal saat mengulurkan bagian tubuh.

Kelentukan tubuh dalam gerakan akan diperoleh berkat latihan secara rutin.

Baca juga: 10 Komponen Kebugaran Jasmani

Dalam praktiknya, kelentukan dilatih secara bertahan dan tidak boleh dipaksakan guna menghindari cedera.

Mengutip Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Volume 3 terbitan IKIP Mataram (2016), ada enam macam kelentukan, yaitu:

Kelentukan Umum

Kelentukan umum adalah kemampuan semua persendian atau pergelangan untuk melakukan gerakan-gerakan ke semua arah secara optimal, dan dibutuhkan untuk banyak cabang olahraga.

Baca juga: Perbedaan Kebutuhan Kebugaran Jasmani

Sebagai contoh seperti liukan dalam senam irama. Gerakan menggeliat seakan bergelombang dengan gerakan pinggul lebih aktif merupakan gerakan dasar liukan.

Kelentukan Khusus

Kelentukan khusus adalah kemampuan yang dominan dibutuhkan dalam suatu cabang olahraga tertentu. Misalnya kelentukan pada pergelangan tangan dan bahu dalam permainan bola voli atau pergelangan tangan pada cabang olahraga hoki atau bulu tangkis.

Kelentukan Aktif

Kelentukan aktif adalah kelentukan di mana gerakan-gerakannya dilakukan sendiri seperti senam kalistenik atau gerakan-gerakan senam pergelangan yang biasa dilakukan dalam pemanasan.

Baca juga: Unsur-unsur Kebugaran Jasmani

Lihat Foto

ALEX HALADA

Pelari Kenya Eliud Kipchoge (kiri) melakukan pemanasan di Reichsbrücke sebelum mencoba memecahkan rekor lari marathon di bawah 2 jam pada 12 Oktober 2019 di Vienna,

KOMPAS.com – Pemanasan sebelum melakukan olahraga adalah hal wajib untuk menghindari terjadi cedera otot.

Gerak pemanasan bisa dimulai dengan gerakan-gerakan kecil atau peregangan di bagian otot tertentu. Nama lain dari peregangan adalah stretching.

Manfaat yang paling jelas dari peregangan adalah untuk membantu meningkatkan fleksibilitas dan range of motion (ROM) dari sendi.

Mengutip buku Stretching Anatomy karya Arnold G. Nelson, Jouko Kokkonen, dan Jason M. McAlexander (2014) ada empat jenis stretching atau peregangan.

Baca juga: Gerakan Pemanasan Sebelum Olahraga

Adapun empat peregangan tersebut yakni stretching dinamis, statis, pasif, dan proprioceptive neuromuscular facilitation (PNF).

Pada artikel kali ini, akan dibahas peregangan statis dan dinamis saja. Peregangan dinamis dan statis termasuk ke dalam bentuk latihan fleksibilitas atau kelentukan.

Peregangan Dinamis

Stretching dinamis adalah peregangan dengan menggerak-gerakkan tubuh atau anggota tubuh secara berirama tanpa mempertahankan posisi peregangan terjauh.

Baca juga: Temuan Baru Tunjukkan Bagaimana Stretching Bantu Orang Tua Berjalan

Gerakan peregangan dinamis dilakukan dengan melibatkan otot-otot dan persendian.

Gerakan peregangan ini dilakukan secara perlahan dan terkontrol dengan pangkal gerakannya adalah pangkal persendian.

Peregangan dinamis ini banyak digemari oleh atlet dan pelatih karena mudah dilakukan.

tirto.id – Seiring bertambahnya usia, tingkat kelenturan tubuh seseorang akan menurun. Menurunnya kelenturan ini berakibat pada keterbatasan untuk bergerak. Tubuh terasa kaku dan kemungkinan mengalami kesulitan untuk berjalan, bahkan sukar menjangkau lengan lewat atas kepala.

Kekakuan otot dan sendi tubuh ini dapat dicegah dengan latihan kelenturan. Mengutip modul Pendidikan Olahraga dan Rekreasi: Pahlawan Kesehatan (2020) dari Kemdikbud, kelenturan adalah kemampuan otot-otot dan sendi tubuh melakukan gerak secara optimal.

Selain itu, kelenturan dapat dimaknai pula dengan kemudahan untuk menggerakkan otot dan sendi tubuh tanpa mengalami kesakitan.

Kelenturan diperlukan oleh setiap orang di semua jenjang usia. Latihan kelenturan membantu mempertahankan rentang gerak secara penuh lewat sendi utama. Dengan begitu, risiko cedera dapat dicegah.

Tingkat kelenturan tubuh berpengaruh besar dalam memengaruhi kualitas hidup seseorang. Orang dengan tubuh lentur cenderung mudah dalam melakukan berbagai aktivitas fisik. Di samping itu, sendi-sendi akan terjaga dan sehat sehingga tetap mampu aktif sampai bertahun-tahun kemudian.

Manfaat dan contoh latihan kelenturan

Penerapan latihan kelenturan dapat membantu fleksibilitas tubuh. Mengutip modul Olahraga dan Rekreasi: Bugar dan Sehat (2017) dari Kemdikbud, otot-otot yang menempel pada sendi menjadi tidak kaku jika secara kontinu dilatih kelenturannya. Gerakan juga cenderung tidak memiliki gangguan berarti.

Namun, latihan kelenturan tidak boleh dilakukan sembarangan. Bentuk latihan kelenturan disesuaikan dengan sifat dan bentuk dari gerak persendian.

Latihan kelenturan ada dua jenis yaitu latihan dinamis dan latihan statis. Mengutip Jurnal Gelora Volume 3 Nomor 2 (September 2016), latihan kelenturan dinamis yaitu latihan kelenturan dengan cara menggerak-gerakkan persendian secara berulang-ulang.

Lalu, menjalani latihan kelenturan statis tidak melakukan pengulangan gerakan pada waktu dan hitungan tertentu. Contohnya yaitu peregangan saat pemanasan.

Sementara itu, mengutip modul PJOK kelas XII (2020), contoh bentuk-bentuk latihan kelenturan sebagai berikut:

  • Latihan kelenturan otot leher;
  • Latihan kelenturan sendi bahu;
  • Latihan kelenturan otot pinggang;
  • Latihan kelentukan sendi pinggul;
  • Latihan kelenturan sendi lutut;
  • Latihan kombinasi gerakan sendi pinggul, pinggang, dan lutut (gerakan koordinasi);
  • Latihan kelenturan pergelangan tangan;
  • Latihan kelenturan otot tungkai dan;
  • punggung.

Baca juga:

  • Tujuan Melakukan Peregangan Sebelum Senam Irama
  • Pengertian Senam Irama dan Contoh Macam-Macam Gerak Dasarnya
  • Mengenal Alas untuk Senam Lantai dan Sejumlah Gerakan Dasarnya

Baca juga
artikel terkait
KELENTURAN
atau
tulisan menarik lainnya
Ilham Choirul Anwar

(tirto.id – ica/ale)


Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Alexander Haryanto
Kontributor: Ilham Choirul Anwar

Subscribe for updates
Unsubscribe from updates


waysalqornid


waysalqornid

Jawaban:

Latihan peregangan dinamis adalah suatu latihan peregangan dengan menggerak-gerakkan tubuh atau anggota tubuh secara berirama tanpa mempertahankan posisi peregangan terjauh. Keuntungan latihan peregangan dinamis adalah meningkatkan secara progresif ruang gerak sendi

Penjelasan: semoga membantu. kalau benar jadiin jawaban terbaik ya

Leave a Comment