Contoh karya seni rupa tiga dimensi adalah

Contoh-contoh karya seni rupa tiga dimensi dengan berbagai fungsinya yang perlu diketahui.

GridKids.id – Kids, apa yang kamu ketahui mengenai benda tiga dimensi?

Tiga dimensi adalah suatu bentuk benda yang mempunyai panjang, lebar, dan tinggi.

Sebelumnya, kita telah membahas mengenai ciri-ciri benda tiga dimensi.

Kali ini, GridKids akan membahas mengenai contoh karya seni rupa tiga dimensi dengan berbagai fungsinya.

Sebagaimana bentuk karya seni rupa, seni tiga dimensi juga mengandung unsur garis, bentuk, bidang, dan warna yang disusun hingga membentuk obyek tertentu.

Berdasarkan dengan fungsinya, karya seni rupa tiga dimensi dapat dibedakan menjadi dua jenis, di antaranya:

1. Karya yang memiliki fungsi pakai (seni rupa terapan/applied art)

2. Karya seni rupa yang hanya punya fungsi ekspresi (seni rupa murni/pure art).

Berikut ini pembahasan mengenai contoh karya seni rupa tiga dimensi dengan berbagai fungsinya. Simak ulasannya!

Baca Juga: Kunci Jawaban Kelas 4 SD Tema 8 Subtema 3: Apa Ciri-ciri Benda Tiga Dimensi?


Page 2

Contoh Karya Seni 3 Dimensi – Karya seni yang terdapat di dalam kehidupan manusia ini banyak macamnya. Bahkan tak jarang karya seni tersebut dijadikan sebagai komponen mencari nafkah bagi sebagian orang.

Karya seni sendiri dibagi menjadi beberapa macam. Apa saja ya?

Lalu apa itu karya seni 3 dimensi dan bagaimana contoh yang sering kita temui dalam kehidupan ini?

Yuk simak uraian berikut!

Pengertian Karya Seni 3 Dimensi

Karya seni 3 dimensi adalah karya seni yang diciptakan oleh manusia dengan adanya ukuran, panjang, lebar, dan tinggi, sehingga tampak adanya volume dan ruang dalam karya tersebut.

Singkatnya, unsur ruang menjadi ciri pembeda antara karya seni 2 dimensi dengan karya seni 3 dimensi. Objek karya seni 3 dimensi ini dapat dilihat dari berbagai sisi.

Jenis-jenis karya seni 3 dimensi ini dibedakan berdasarkan fungsinya, yakni fungsi pakai (seni terapan/ applied art) dan fungsi ekspresi (seni rupa murni/ pure art). Adanya perbedaan fungsi tersebut karena perbedaan tujuan senimannya dalam menciptakan karya seni 3 dimensi tersebut.

1. Seni Terapan (Applied Art)

Karya seni jenis ini dapat digunakan sebagai benda pakai yang berfungsi membantu pekerjaan manusia. Semakin nyaman digunakan oleh manusia maka semakin bagus karya seni tersebut.

Contoh: kursi kayu, meja kayu, rak bambu, lemari rotan, gendang, dan lain-lain.

2. Seni Rupa Murni (Pure Art)

Karya seni jenis ini diciptakan hanya semata-mata untuk dinikmati keindahannya saja. Semakin indah dilihat maka semakin bagus karya seni tersebut.

Contoh: patung sebagai maskot suatu lembaga, bangunan tugu, dan lain-lain.

Unsur-Unsur Karya Seni 3 Dimensi

Sama halnya dengan karya seni 2 dimensi, karya seni 3 dimensi juga memiliki unsur-unsur berupa warna, garis, bidang, dan bentuk. Termasuk unsur makna simboliknya juga dapat dijumpai dalam karya seni 2 dimensi dan 3 dimensi.

Patung, tugu atau monumen di suatu daerah diciptakan dengan menggunakan unsur simbolik dan filosofinya yang kuat. Contohnya adalah patung kuda yang kerap dimaknai sebagai simbol atau lambang kegagahan, dan lain-lain.

Berlangganan Gramedia Digital

Baca SEMUA koleksi buku, novel terbaru, majalah dan koran yang ada di Gramedia Digital SEPUASNYA. Konten dapat diakses melalui 2 perangkat yang berbeda.

Rp. 89.000 / Bulan

Contoh Karya Seni 3 Dimensi

1. Seni Rupa Terapan/ Applied Art

Seseorang sedang membunyikan lonceng hasil dari seni terapan

Seseorang sedang membunyikan genderang sebagai bentuk dari seni terapan

Seseorang sedang membunyikan semacam seruling sebagai bentuk dari seni terapan

Kursi kayu sebagai bentuk dari seni terapan

Lemari kayu dan keranjang rotan sebagai bentuk dari seni terapan karena dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari

Keranjang rotan bambu sebagai bentuk seni terapan yang berfungsi menjadi tempat makanan

Lemari kayu dan pot rotan sebagai bentuk seni terapan yang berfungsi menjadi pot tanaman serta tempat perkakas

2.  Seni Rupa Murni / Pure Art

Bentuk dari seni rupa murni yang dijadikan sebagai tempat wisata,  yakni Bedugul di Bali, untuk dikagumi keindahannya.

Patung sphinx di Mesir sebagai bentuk dari seni rupa murni yang dijadikan sebagai tempat wisata untuk dikagumi keindahannya.

Patung Buddha sebagai wujud seni rupa murni yang berfungsi sebagai tempat wisata sekaligus beribadah

Deretan patung yang menjadi bentuk dari seni rupa murni

Patung tanpa awak juga menjadi bentuk dari seni rupa murni yang difungsikan untuk dinikmati keindahannya saja

Monumen Selamat Datang di Jakarta juga menjadi bentuk dari seni rupa murni sebagai simbol penyambutan.

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Patung Sarimbit sebagai hasil karya 3 dimensi. Sumber: Flickr.com

Karya 3 dimensi adalah hasil karya seni yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Karya ini dapat dinikmati dari segala arah, bisa dari depan, samping maupun belakang.

Mengutip Buku Seni Budaya dan Keterampilan oleh Sri Murtono, dimensi artinya ukuran. Karya seni tiga dimensi berarti karya seni yang memiliki tiga ukuran, yaitu panjang, lebar, dan tinggi.

Karya seni rupa tiga dimensi merupakan ungkapan seni dalam bentuk ruang. Contoh karya seni rupa tiga dimensi adalah patung, topeng, keramik, kriya, dan anyaman. Karya seni tersebut dapat dibuat dari media apa saja, termasuk kertas, kain, kanvas, bambu, kayu, batu, tanah liat, logam, kulit, gips, semen, dan lain-lain.

Teknik pembuatan karya seni rupa tiga dimensi juga ada banyak macamnya, seperti dianyam, diukir, dibentuk, dicetak, dibatik, dipahat, dan lain-lain.

Patung Sura dan Baya di Surabaya. Sumber: Flickr.com

Berikut adalah contoh hasil karya 3 dimensi dan cara membuatnya.

Melansir dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, topeng merupakan penutup muka (dari kayu, kertas, dan sebagainya) yang menyerupai muka orang, binatang, dan sebagainya. Biasanya, topeng dipakai untuk mengiringi musik kesenian daerah. Topeng dibuat dengan cara dipahat, dicetak, dan dilukis.

Mengutip buku Seni Rupa SMP oleh Eighteen Salasi, patung adalah karya seni yang meniru bentuk dan memiliki keindahan (estetik). Bahan yang biasa digunakan untuk membuat patung terdiri dari beberapa bahan, yakni:

  • Bahan lunak: lilin, sabun, tanah liat, dan plastisin

  • Bahan sedang: kayu waru, kayu sengon, kayu randu, dan kayu mahoni

  • Bahan keras: kayu jati, kayu ulin, batu padas, batu andesit dan batu pualam.

  • Bahan cor/cetak: gips, fiber, logam, timah, perak, dan emas.

Cara membuatnya bisa dengan dipahat, dibentuk dengan tangan, maupun dicetak.

Mengutip buku Tanah liat putih Tangor oleh Ferry Abdul Jaham, keramik adalah semua barang/bahan yang dibuat dari bahan tanah/batuan silikat serta melalui pembakaran. Cara membuat keramik adalah bisa dengan pijit, butsir, pilin, pembakaran, dan glasir.

Mengutip buku Kriya Kayu Tradisional oleh Martono, kriya adalah sebuah karya seni yang dibuat menggunakan keterampilan tangan (hand skill) serta memperhatikan segi fungsional (kebutuhan fisik) dan keindahan (kebutuhan emosional/rasa). Ada banyak cara membuat hasil kriya, yakni dengan cara dipahat, dicetak, diplester, dan disambung.

Mengutip buku Kerajinan Tangan & Kesenian SD 2 oleh Dedi Nurhadiat, anyaman adalah susunan pita atau tali yang diatur secara tumpang tindih. Benda yang kerap dianyam adalah rambut, tali, dan pita. Hasilnya juga dapat dengan mudah ditemukan, seperti kipas dari bambu, kulit ketupat dari daun kelapa, kursi dari rotan, dan tikar.

Leave a Comment